Peringatan Para Pemimpin Syiah Mesir akan Pengobaran Konflik Sektarian di Regional

Tanggal Posting:04/12/1394
Para pemimpin Syiah Mesir memperingatkan akan terkobarnya konflik sektarian di kawasan pasca eksekusi Syaikh Nimr Baqir al-Nimr, rohaniawan Syiah Saudi.
seperti dikutip dari harian Al-Youm al-Sabi’, para pemimpin Syiah Mesir mengumumkan, eksekusi Syaikh Nimr Baqir al-Nimr menyebabkan peningkatan ketegangan dan konflik sektarian.
Dalam hal ini, Dr Ahmad Rasim el-Nafees, salah seorang pemikir terkemuka Syiah Mesir mengatakan, eksekusi Syaikh Nimr, rohaniawan Syiah Saudi akan mensuport kawasan menuju konflik, yang tidak dapat digambarkan pengakhirannya.
Dia dengan menjelaskan bahwa eksekusi Syaikh Nimr menyebabkan maraknya pendekatan dan pemikiran-pemikirannya menegaskan, eksekusi rohaniawan Syiah Saudi ini akan memiliki konsekuensi serius bagi kawasan.
Saleem el-Shabbagh, salah seorang pemimpin Syiah Mesir dengan mengingatkan kesinambungan konflik sektarian di kawasan menjelaskan, eksekusi Syaikh Nimr menyebabkan kesinambungan krisis di Suriah dan Yaman.
"Aksi Saudi dalam mengeksekusi Syaikh Nimr saat krisis di Suriah sedang berakhir dan himbauan untuk pengumuman gencatan senjata di Yaman sudah diumumkan, namun eksekusi Syaikh Nimr akan memperuncing krisis antara negara-negara regional dan kesinambungan konflik,” tambahnya.
Emad Youssef Qandil, salah seorang pemimpin Syiah Mesir juga mengatakan, eksekusi Syaikh Nimr menyebabkan terkobarnya api fitnah dan perpecahan antara Ahlussunnah dan Syiah.
Dia mengintroduksikan, Syaikh Nimr dieksekusi sementara tidak melakukan kejahatan apapun, dan tidak mengangkat senjata seperti para pemimpin ISIS, Zahran Alloush, pemimpin kelompok teroris Jaisy al-Islam, yang berhak mendapat eksekusi.