Palestina:

Kondisi Kemanusiaan di Gaza Memburuk

Tanggal Posting:09/11/1396
Ketua Dewan Lembaga Amal di Jalur Gaza mengatakan, kelanjutan blokade rezim Zionis Israel terhadap Gaza adalah lonceng tanda bahaya atas tragedi kemanusiaan di daerah ini.
Ahmed al-Kurd memperingatkan hal itu dalam sebuah pernyataan ketika menyinggung evaluasi kondisi tragis di Gaza yang menjadi fokus pembicaraan dalam konferensi bertema "Gaza telah hancur."
 
Menurut laporan Russia Today, Senin (29/1/2018), al-Kurd menekankan pentingnya masalah ini di semua bagian kemanusiaan, dimana telah sampai pada kehancuran.
 
Menurutnya, blokade dan konflik internal telah menghancurkan berbagai sektor vital yang masih tersisa seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lingkungan hidup.
 
Di bagian lain pernyataannya, Ketua Dewan Lembaga Amal di Gaza menyinggung dampak negatif atas memburuknya kondisi Gaza terhadap ribuan pasien penderita penyakit yang sulit disembuhkan.
 
"Krisis di sektor listrik juga menyebabkan penutupan lebih dari 80 persen pabrik di Gaza," pungkasnya.
 
Sementara itu, laporan-laporan PBB menyebutkan bahwa kondisi buruk kemanusiaan di Gaza telah sampai pada tahap tidak bisa pulih dan persoalan penduduk di daerah ini akan semakin bertambah di masa mendatang.
 
Pasca kemenangan Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dalam pemilu parlemen Palestina pada tahun 2006, rezim Zionis memblokade Gaza dari darat, laut dan udara.
 
Israel juga melarang masuknya bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan ke Gaza. Selain itu, rezim Zionis menghalangi segala bentuk bantuan kemanusiaan yang ingin masuk ke Gaza.