Iran:

Khatib Shalat Jumat Tehran Peringatkan Pendukung-pendukung AS

Tanggal Posting:22/02/1397
Imam Shalat Jumat Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami dalam khutbahnya pekan ini, menyinggung keluarnya Amerika Serikat dari perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).
Dia mengatakan, AS dan Uni Eropa tidak ada yang bisa dipercaya, dan inkonsistensi Brussels terhadap JCPOA tidak kurang dari Washington. "Jika kerugian Republik Islam Iran tidak dikompensasi dalam tenggat waktu beberapa pekan yang diberikan Tehran kepada Uni Eropa, maka RepublikIslam tidak akan bertahan dalam JCPOA," kata Ayatullah Khatami dalam khutbah Jumat di Tehran, ibu kota Iran, Jumat (11/5/2018).
 
Ayatullah Khatami lebih lanjut menyinggung kemampuan rudal Iran yang tidak ada hubungannya dengan AS dan Uni Eropa. Menurutnya, sejak kemenangan Revolusi Islam, musuh berusaha menggulingkan Republik Islam Iran, namun gagal.
 
"Musuh menginginkan Iran yang lemah dan Presiden AS (Donald Trump) dan sejumlah negara di kawasan tidak senang dengan kekuatan Republik Islam Iran," imbuhnya.
 
Khatib Shalat Jumat Tehran menegaskan bahwa Iran akan terus meningkatkan kekuatan militernya.
 
"Jika rezim Zionis (Israel) melakukan kegilaan terhadap Republik Islam Iran, maka negara ini akan meratakan kota Tel Aviv dan Haifa dengan tanah," tegasnya. 
Ayatullah Khatami juga menyinggung para pendukung AS dan rezim Zionis di kawasan yang meliputi Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab.
 
Kepada negara-negara itu, dia mengatakan, kalian telah menempelkan noda dan aib dalam diri kalian sendiri karena bersama dengan rezim Zionis Israel, dan noda ini tidak bisa dilepas dan dibersihkan.
 
"Saya memperingatkan Anda, jika sebuah peristiwa terjadi di kawasan, maka Anda akan lebih dahulu mati sebelum AS, sementara Amerika, seperti halnya telah menjarah kekayaan Anda, negara itu juga akan menjarah nyawa Anda," tegasnya.
 
Di bagian lain khutbahnya, Khatib Shalat Jumat Tehran mengucapkan selamat atas kemenangan Hizbullah Lebanon dalam pemilu parlemen di negara ini. 
Ayatullah Khatami menuturkan, pemilu ini merupakan kemenangan besar bagi Poros Muqawama dan kekalahan berat bagi Arab Saudi yang telah mengelontorkan dana besar untuk mencegah kemenangan ini.
 
Ulama terkemuka Iran itu juga mengapresiasi reaksi tegas Suriah dalam membalas serangan rudal rezim Zionis Israel. Dia mengatakan, jawaban tegas Suriah terhadap agresi rezim Zionis sangat berani dan menyebabkan distrik-distrik Zionis menjadi distrik-distrik hantu.
 
Sumber: Parstoday