Ayatullah Sayid Ali Khamanei:

Musuh akan Gagal Mencapai Tujuan-tujuannya

Tanggal Posting:11/04/1397
Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan jika komponen-komponen kekuatan nasional diperkuat dan tidak menunjukan sikap lemah dan menyerah di hadapan musuh, maka para penjahat dan musuh akan gagal untuk mencapai tujuan-tujuannya.
Hal itu ditegaskan Ayatullah Khamenei dalam pidatonya di acara upacara wisuda para taruna baru dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Universitas Imam Hussein as di Tehran, ibu kota Iran, Sabtu (30/6/2018).
 
Rahbar lebih lanjut menyinggung konspirasi musuh untuk menciptakan perpecahan antara pemerintah Republik Islam dan rakyatnya.
 
"Alasan terbesar tentang kekuatan rakyat Republik Islam Iran adalah, bahwa salah satu kekuatan dunia yang paling haus darah dan kejam, yaitu Amerika Serikat, dalam 40 tahun lalu tidak pernah melewatkan upaya dan kejahatan apapun untuk memusuhi rakyat Republik Islam Iran, namun kekuatan itu tidak mampu berbuat apapun, dan sebaliknya, rakyat Republik Islam justru semakin maju," imbuhnya.
 
Ayatullah Khamenei menuturkan, dikarenakan kekuatan dan kemajuan Iran, permusuhan AS terus meningkat, namun kebencian rakyat Iran terhadap negara itu juga bertambah.
 
Rahbar menegaskan bahwa Iran adalah pemerintahan yang bersandar pada rakyat, kecintaan dan kasih sayang mereka dan iman kepada Allah Swt.
 
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran juga menyinggung kegagalan upaya dua presiden AS sebelumnya untuk menundukkan Iran.
 
"Tujuan tekanan ekonomi saat ini adalah untuk menyengsarakan (menundukkan) rakyat, namun dengan kekuatan Ilahi, kita akan memperkuat ikatan kita dengan masyarakat,  dan dengan tetap menjaga kesatuan dan solidaritas, kita akan memperkuat para pemuda Mukmin yang bermotivasi dan memiliki berkemauan untuk bertindak," tegasnya.
 
Menurut Rahbar, kekuatan yang sebenarnya adalah kekuatan yang berasal dari dalam rakyat sendiri dan berdasar pada independensi dan kebebasan.
 
"Ini bukanlah kekuatan bahwa sejumlah pihak memberikan uang kepada asing dan membeli senjata dari mereka serta menyimpannya di gudang, bahkan mereka tidak mampu untuk menggunakan senjata tersebut, atau ada pihak asing datang dan mendirikan pangkalan-pangkalan militer di sebuah negara dan menghisap darah rakyatnya untuk menjaga kekuatan dan kelanggengan sebuah keluarga (dinasti), namun ini adalah contoh dari kebodohan dan kehinaan," jelasnya.
 
Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei menilai pembentukan koalisi regional oleh AS untuk menghadapi Iran sebagai alasan lain dari kekuatan rakyat negara ini. Sebab, musuh harus membentuk koalisi hanya untuk menghadapi Iran.
 
"Jika AS mampu mencapai tujuan-tujuannya dengan sendirian, maka tidak membutuhkan untuk membentuk koalisi dengan negara-negara reaksioner, ujarnya.
 
Tidak lama lagi, lanjut Rahbar, para pemuda akan melihat hari di mana rakyat Iran berada di posisi di mana musuh tidak akan berani untuk menyerang secara militer, ekonomi, keamanan dan politik. 
 
Sumber: Parstoday