Jumlah Akses:551
Jumlah Komentar:0

1 Zulhijjah 1431 Hijriah

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Puji syukur bagi Tuhan semesta alam dan shalawat yang tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad saw dan keluarganya yang suci serta para sahabatnya yang terpilih.
Dalam musim haji tahun ini, Kabah yang merupakan simbol kesatuan, kemuliaan, tauhid, dan spiritualitas sebagai tuan rumah bagi kalbu-kalbu yang dipenuhi cinta, harapan, dan kerinduan dari berbagai penjuru dunia yang datang untuk menjawab panggilan Ilahi dengan menyerukan "labbaika" di tempat lahirnya Islam, Mekkah. Sekarang ini, umat Islam yang datang dari segenap penjuru dunia bisa menyaksikan secara sekilas dengan mata suci mereka terhadap modal agung mereka akan kebesaran dan  keragaman  mereka sendiri serta kedalaman iman yang menyelimuti  hati-hati mereka kepada agama yang hanif dan suci ini.
Pengenalan singkat umat Islam itu akan sangat membantu untuk memobilisasi secara sistimatik dan menempatkan mereka pada posisi yang sangat pantas dan mulia pada masa kini dan masa mendatang.
Menyebarnya gelombang kesadaran dan kebangkitan Islam adalah suatu kenyataan yang menegaskan bahwa masa depan yang baik diperuntukkan bagi umat Islam. Tiga puluh tahun yang lampau dengan hadirnya revolusi Islam di Iran dan terbentuknya republik Islam yang diawali dengan penuh kekuatan telah berhasil mengantarkan masyarakat Iran ke dalam suatu perkembangan tak henti dan telah berjaya menghilangkan berbagai penghalang-penghalang  serta menang dalam berbagai medan-medan sosial, budaya, politik, pengetahuan, dan teknologi. Metode-metode musuh yang rumit dan upaya-upaya mereka yang luar biasa dalam mengahadapi Islam adalah juga disebabkan oleh kemajuan-kemajuan umat Islam. Propaganda-propaganda luas yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam untuk menimbulkan suasana ketakutan terhadap Islam adalah suatu usaha yang tidak berarti untuk menciptakan perselisihan dan fanatisme di antara mazhab-mazhab dan golongan-golongan Islam. Permusuhan di antara Syiah dan Sunni dan perpecahan di antara negara-negara Muslim yang sengaja diciptakan oleh musuh Islam, menyebarkan permusuhan dan pertentangan yang terus menerus di antara umat Islam dengan menggunakan organisasi-organisasi intelijen, dan menebarkan segala bentuk kerusakan moral di antara remaja-remaja Islam adalah  upaya-upaya yang menggambarkan ketakutan terhadap langkah-langkah kokoh dan gerakan kuat umat Islam menuju kebangkitan, kemuliaan, dan kebebasan.
Pada masa kini yang jauh berbeda dengan masa tiga puluh tahun yang lalu, rezim Zionis Israel bukanlah momok yang tak terkalahkan lagi. Berbeda dengan dua dekade yang lalu, hari ini Amerika dan negara-negara Barat lainnya tidak lagi secara mutlak sebagai penentu kebijakan politik di Timur Tengah. Masa sekarang ini tidak lagi sama dengan sepuluh tahun yang lalu dimana teknologi nuklir dan teknologi-teknologi canggih lainnya hanyalah impian bagi negara-negara Muslim. Pada masa kini, rakyat Palestina telah menampakkan kemenangannya terhadap rezim zionis Israel dan rakyat Libanon pun berhasil mengalahkan rezim Israel dalam masa tiga puluh tiga (33) hari peperangan. Hari ini, rakyat Iran sebagai pemegang bendera dan perintis pergerakan menuju puncak kemuliaan dan kejayaan Islam.
Pada masa kini, Amerika yang telah mengklaim dirinya sebagai pemimpin bagi negara-negara Islam dan sekaligus pendukung utama rezim zionis Israel  telah terjebak dalam kubangan dan penjara di Afganistan yang dia ciptakan sendiri. Seluruh kejahatan dan kezaliman yang dilakukan oleh Amerika terhadap rakyak Irak  semakin membuat mereka terpojok.  Dan begitu pula di Pakistan, Amerika semakin dibenci.         
Pada masa kini, negara-negara anti Islam yang menguasai  umat Islam dan Negara-negara Muslim dengan penuh kezaliman selama dua abad dan merampok kekayaan mereka  telah menyaksikan hilangnya pengaruh mereka dan perlawanan kuat serta perjuangan umat islam yang tak ada hentinya dalam menghadapi mereka.
Sebaliknya, gerakan kebangkitan islam semakin meningkat dan mendalam. Kondisi-kondisi yang optimis dan menggembirakan ini dari satu sisi harus menghantarkan kita Negara-negara islam dengan lebih percaya diri menuju masa depan yang ideal dan dari sisi yang lain, dengan pelajaran-pelajaran yang berharga menjaga kita supaya lebih cerdik.  Ungkapan umum ini tak disangkal lebih di titik beratkan kepada para ulama agama, pemimpin-pemimpin politik, para cendikiawan dan kaum muda dibanding yang lain dan menuntut mereka untuk berjuang dan melangkah lebih maju.
Al-Quran al-Karim dengan jelas dan gamblang telah memposisikan kita dalam ayat berikut , "Kalian adalah sebaik-baiknya umat yang diutus bagi manusia untuk menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran dan  beriman kepada Allah." 
Umat islam yang diposisikan termulia dalam ayat tersebut dilahirkan untuk kemanusiaan. Tujuan dari perwujudan umat ini adalah untuk keselamatan dan kebaikan umat manusia.
Tugas besar umat islam juga adalah memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran serta menyeru kepada keimanan yang mendalam kepada Tuhan. Tiada kebaikan yang lebih besar dari menyelamatkan umat manusia dari cengkraman kekuasaan setan, Amerika dan Israel. Dan tidak ada kemungkaran yang lebih buruk dari kebergantungan dan  melayani Negara-negara adidaya yang sombong, Amerika dan Israel. 
Hari ini, kewajiban besar kalangan elit umat islam adalah membantu  rakyat Palestina (khususnya kepada rakyat Gaza yang terembargo), rasa simpati dan kebersamaan bersama rakyat Afganistan, Pakistan, Iraq, Kasymir, berjuang  dan melawan  dalam menghadapi agresi Amerika dan rezim zionis Israel, menjaga  persatuan umat islam, melawan negara-negara penjajah dan antek-anteknya yang senantiasa memecah persatuan umat Islam, menyebarkan rasa kebangkitan dan tanggung jawab di antara para pemuda islam dari berbagai penjuru  negara Islam.
Pemandangan haji yang luar biasa adalah suatu kondisi yang sangat menguntungkan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut dan mengajak kita untuk melakukan upaya yang giat dan cita-cita yang tinggi.
 
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sayyid Ali Husaini Khamenei
1 Zulhijjah 1431.